Selasa, 10 Juni 2014
Hubungan Teknologi Ototronik Dengan Smart Driving
1. SMART DRIVING
Metoda berkendaraan Smart Driving merupakan
salah satu cara untuk menghemat bahan bakar dengan biaya yang murah dan mudah
untuk dilakukan. Penghematan yang diperoleh dengan metoda Smart Driving sangat
besar, bisa mencapai hingga 40%, selain itu metode ini juga akan mengurangi
kadar polusi yang dikeluarkan guna meningkatkan kualitas lingkungan udara kita.
2. PENGGABUNGAN SMART DRIVING DENGAN TEKNOLOGI
OTOTRONIK
Dalam metode Smart Driving, pengguna yang
cerdas dan mengerti akan pengetahuan mengemudi yang baik dan nyaman tentu akan
meningkatkan beberapa aspek secara otomatis, meliputi aspek kenyamanan, keselamatan,
penggunaan bahan bakar yang lebih irit, serta keawetan suku cadang sehingga
akan mengurangi aspek pemanasan global dan mengurangi kerusakan lingkungan.
Berdasarkan Teknologi Modern yang ada
sekarang ini dapat kita kombinasikan dengan metode Smart Driving dan tentu
nantinya akan menghasilkan suatu kegiatan berkendaran yang sangat efektif baik
itu dari sisi bahan bakar minyak,lingkungan ,kenyamanan dan waktu guna mesin.
Berikut merupakan Penggabungan Macam-Macam
Teknologi Ototronik yang dapat kita kombinasikan :
a. Teknologi Auto
Mobile dengan Smart Driving
Jadi dalam proses mengemudi bisa dilakukan
secara otomatis dan dalam sistem mobil tersebut di berikan sistem pengaturan
rpm dan penyemprotan bahan bakar sehingga akan lebih irit dan mengurangi kadar
emisi yang dikeluarkan.
b. Sensor voice
Comment
Dalam penerapan sensor ini maka akan
mengurangi gerakan yang tidak perlu yang dilakukan oleh pengemudi karena
perintah yang diperintahkan hanya cukup menggunakan suara si
pengguna(pengemudi),sehingga fokus pengemudi tidak terpecah dan tentu akan
meningkatkan konsentrasi dan keamanan dalam berkendara.
c. Sensor Kantuk
dengan Metode Smart Driving
Sensor kantuk sangat bermanfaat untuk
mencegah terjadinya suatu kecelakaan, apabila ini kita gabungkan dengan metode
Smart Driving maka akan semakin memperkecil suatu resiko terjadinya kecelakaan,
dalam metode Smart Driving suatu pengemudi sudah di berikan ketentuan berapa
lama waktu dia untuk bekerja dan waktu yang dibutuhkan untuk beristirahat.
d. Sensor Gas Buang
dengan Metode Smart Driving
Penggabungan ini tentu akan mengurangi
tingkat kadar polusi di lingkungan, dengan pengemudi yang cerdas dalam
mengemudikan kendaraannya di tambah dengan sensor gas buang yang selalu
mengkontrol gas buang yang keluar maka emisi yang dikeluarkan tentu akan aman
dan lebih ramah lingkungan.
Manfaat Hubungan Teknologi Ototronik Dengan
Smart Driving
Dengan fasilitas
teknologi yang modern sesuai dengan perkembangan teknologi otomotif yang
semakin canggih ,maka jika teknologi ini digabungkan dengan Metode Smart
Driving maka akan memiliki efek yang sangat baik dan meningkatkan ke-efektifan
di berbagai bidang .
Berikut merupakan Manfaat hubungan
Ke-duanya :
Pengemudi tidak akan mengeluarkan banyak
energi sehingga tingkat konsentrasi saat mengemudi dapat terjaga dengan baik.
Mempermudah penguasaan saat mengemudi
Akan lebih aman dan terstruktur karena
dalam metode smart driving memiliki teknik,pola dan cara mengemudi dengan baik
Meningkatkan niai ekonomis pengemudi karena
tidak akan boros dalam pemakaian BBM karena diatur dalam teknik smart driving
Akan semakin menambahkan tingkat
kewaspadaan pengemudi karena banyaknya sensor yang membantu dalam proses
pengamatan lingkungan kendaraan baik itu di sisi luar kendaraan ataupun sensor
yang terdapat dalam kendaraan.
MACAM – MACAM SENSOR KESELAMATAN
1. Sensor Kantuk untuk Pengemudi
Otak dan mata dapat mendeteksi kadar mengantuk pengendara. Teknologi untuk memonitor aktivitas otak dan pergerakan mata mungkin suatu hari dapat digunakan untuk mendeteksi ketika seorang pengemudi mengantuk saat sedang menyetir.
Electroencephalography menempatkan sensor pada kepala kepala manusia untuk merekam bisikan elektrik dari impuls kegelisahan pada otak. Tim peneliti juga mengukur EEG ketika mata bergerak secara simultan. Para ilmuwan dapat menggunakan teknologi tersebut untuk mendeteksi sinyal pembuka rahasia mengantuk pada pengemudi, mencari pola karakteristik aktivitas otak, dan pola pergerakan mata yang tidak menentu. Pola-pola tersebut akan mengindikasikan seseorang berada pada fase mengantuk.
Sistem yang menggunakan penelusur mata untuk mendeteksi kadar mengantuk pengemudi juga telah dikembangkan.
2. Sensor Ultrasonik Pendeteksi Jarak
Untuk membantu memperkirakan jarak aman, dibuat suatu alat untuk mendeteksi objek di sekitar kendaraan. Alat ini akan menyalakan LED apabila terdapat obyek di sekitar kendaraan dalam jarak tertentu yang harus diwaspadai sesuai dengan gigi transmisi yang sedang digunakan. Alat ini juga akan menampilkan jarak antara objek dan kendaraan pada layar LCD. Alat yang mendeteksi jarak ini dikendalikan sepenuhnya oleh sebuah mikrokontroler AT89S52 dengan sebuah sensor ultrasonic untuk mendeteksi jarak pada suatu sisi beserta komponen-komponen penunjangnya
3. Kamera Otomatis (Seperti Black Box Di Pesawat)
Kamera untuk mobilyang dilengkapi dengan G-sensor, yaitu perekam otomatis saat terjadi kecelakaan. GPS tracking-nya bisa untuk review rute, speed & pembicaraan di dalam mobil.
Rekam video secara real-time
Kamera untuk mobil mampu merekam video objek yang tampak di depan kamera secara real-time dengan hanya sekali pencet tombol. Dilengkapi slot memori, sehingga hasil rekaman dapat disimpan pada SD card. Pada paket sudah include memori 2GB. Jika ingin merekam lebih banyak lagi, bisa upgrade memori eksternalnya up to 16GB. Dengan cara ini maka bisa menjadikan hasil rekaman sebagai bukti otentik saat terjadi kecelakaan plus jadikan klaim asuransi.
a. Dilengkapi G-sensor & fitur auto-record
Kamera depan mobil sudah dilengkapi G-sensor. Artinya unit dapat mendeteksi adanya perubahan kecepatan yang signifikan, pengereman mendadak, atau saat mobil mengalami goncangan hebat dan secara otomatis akan merekam videonya selama 360 detik sebelum & sesudah kejadian tersebut. Jadi, mungkin tak ada lagi kronologi kecelakaan yang terlewatkan.
b. Didukung GPS tracking recorder
Fitur ini sangat membantu bagi mereka yang memiliki usaha rental mobil atau bagi mereka yang menggunakan jasa sopir pribadi di rumah. Dengan GPS tracking recorder, pemilik kendaraan dapat mereview rute mana saja yang telah dilewati oleh mobil. Kecepatan mobil hingga pembicaraan yang ada di dalam mobil. Sensor ini seperti halnya blackbox pada pesawat.Selain itu jangan takut kamera akan berhenti merekam saat memori penuh dan melewatkan satu kejadian penting, kamera depan mobil memiliki kemampuan cycling memori yang artinya akan tetap merekam dengan menggantikan rekaman lama.
4. Sensor pendeteksi Liukan Kendaraan Lain
Sistem ini disebut ‘Cyclist Detection’ dengan rem otomatis yang diresmikan di Geneva Motor Show di Swiss.
Sensor ini mendeteksi kendaraan atau pesepeda mendekati jarak tertentu mobil, kamera akan memotret objek tersebut, kemudian sensor memberi sinyal pada pengemudi dengan berupa peringatan lampu merah yang berkedip, lalu secara otomatis mobil akan mengambil alih rem.
5. Sensor Kesehatan
Mobil akan memantau kesehatan pengemudi bahkan mengambil alih kemudi jika si pengemudi tertidur atau tiba-tiba jatuh sakit. Mobil akan menjadi seperti mobil ambulans. Sensor medis akan dipasang di dalamnya sehingga dokter bisa memeriksa kondisi pengemudi dari jarak jauh.
Aplikasi kesehatan adalah suatu terobosan yang sangat canggih untuk dipasang di dalam mobil. Mobil ini mampu mendeteksi gejala penyakit dasar, misalnya kejang. Dengan bantuan sensor yang terpasang, mobil akan membantu pengemudi untuk mengemudi dan memarkirkan dengan aman saat pengemudi tiba-tiba menderita kejang. Tidak hanya itu, sensor juga akan mendeteksi bilamana pengemudi mengantuk atau mabuk.
6. Sensor Parkir
Sensor parkir mobil berkaitan dengan gelombang ultrasonik yang dipancarkan melalui pemancar yang ditempatkan di bemper.
Gelombang yang menyentuh benda akan dipantulkan kembali dan ditangkap oleh bagian penerima sensor yang kemudian ditampilkan dalam bentuk suara sirine atau display jarak dalam bentuk angka. Sensor ini akan sangat membantu untuk mencegah mobil menabrak sesuatu terutama saat parkir.
Area yang dijangkau oleh sensor: Beberapa pengguna mobil merasa sudah cukup puas jika mereka bisa memantau bagian belakang mobil terutama saat parkir sehingga sensor yang perlu digunakan cukup dua buah saja. Untuk itu, empat sensor perlu diaplikasikan untuk memantau bagian belakang mobil sekaligus pinggir bemper.
Ketepatan pengukuran: Ada beberapa hal yang akan berpengaruh pada ketepatan pengukuran sensor parkir mobil. Karena sensor parkir mobil memanfaatkan gelombang ultrasonik, terkadang kinerja gelombang tersebut dipengaruhi oleh perubahan suhu, kesalahan sinyal, gangguan frekuensi, ukuran benda, pergerakan benda, serta kotoran yang mungkin berada di permukaan area sensor. Oleh karena itu, sensor perlu dipilih dengan desain pemrosesan sinyal yang sesuai dengan kebutuhan. Kemampuan pantau sensor dapat ditingkatkan dengan meningkatkan tegangan supply.
7. Sensor Wajah
Dengan menempatkan sensor pada dashboard untuk memantau aspek-aspek seperti arah mana pengemudi berjalan, bagaimana membuka mata mereka, serta posisi sudut kepala. Dengan sensor ini akan mendeteksi apa yang sedang dilihat pengendara. Seperti yang dilansir lewat situs Autoconception.
Dengan teknologi ini, mampu mendeteksi jika sopir lengah, dan sistem keamanan dapat disesuaikan lebih efektif. Sistem peringatan itu bekerja setelah diaktifkan sebelum mobil berjalan. Teknologi ini menggunakan LED kecil untuk menerangi pengemudi dengan sinar inframerah, kemudian dimonitor oleh sensor.
Fasilitas Keselamatan
1. Teknologi RFT
RFT (Run Flat Tyre) adalah Teknologi ini sangat berguna
terutama ketika ban mengalami kebocoran atau pecah dengan tiba – tiba. Ban
dengan teknologi RTF tidak akan meledak ketika bocor dan sedang dipacu dalam
kecepatan tinggi. Jika ban bocor, maka Anda bias tetap menjalankan mobil selama
beberapa kilometrer.
Teknologi ini memanfaatkan ban dan pelek khusus. Jadi ban
terhubung dengan peleknya, dengan bibir pelek saat tekanan udara hilang atau
bocor
Untuk teknologi ataupun alat yang di pakai disana hanya
sekedar “spooring dan Balancing”,isi angin Nitrogen.
2. Mobile Auto Pilot
Mobile Auto Pilot Adalah sensor laser yang dipasang di mobil
akan terdeteksi garis putih di tepi jalan dan tengah jalan sebagai pemandu
mobil agar berada dijalur yang benar. Selain itu sensor laser tersebut
mendeteksi penghalang dan kendaraan lain didepan mobil. Sehingga akan melakukan
pengereman perlahan berdasarkan jarak dan kecepatan mobil tehadap object didepan.
Sehingga kemungkinan terjadi tabrak sangat kecil. Teknologi ini juga mampu
melakukan parkir otomatis dan gerakan mundur dengan sempurna berdasarkan sensor
– sensor yang dipasang dan sepenuhnya
auto pilot otomatis tanpa perlu campur tangan sang pengemudi tanpa perlu kuatir
mengalami kecelakaan.
3. SUSPENSI
Suspensi Udara (AIR SUSPENSION) Pada Bus
Air suspension, atau suspensi mobil dengan bantalan udara
digunakan sebagai penopang bantingan dan pengganti fungsi per. Berkat adanya
bantalan udara, tekanan angin dapat diatur seusai bobot terhadap ketinggian
kendaraan. Tentunya diperlukan peranti pompa udara dan tabung penyimpanan,
sebelum disuntikan masuk lewat katup selenoid. Sistem suspensi udara
menggunakan balon yang berisi udara untuk suspensinya menggantikan pegas besi.
Air Suspensi :
1. Type Strut (Air Suspension Silinder)
2. Type Bag (Air Suspension Balon)
Langganan:
Komentar (Atom)


























